Sabtu, 27 Desember 2014

Kau Bukan Sekedar Harapan




Kata orang jatuh cinta itu indah. Iya benar, jatuh cinta itu indah. Apapun bentuk cintanya, jatuh cinta itu selalu diawali dengan keindahan dan untuk kisahku yang satu ini, aku ingin indahnya tak hanya di awal tapi hingga akhir. Sebenarnya, aku tahu akhir dari kisah ini tidak akan sebahagia yang aku pikirkan. Tapi lagi-lagi ada sesuatu yang berbisik kepadaku, biarkan semua ini terjadi dan Tuhan akan tunjukkan jalannya.
Entah bagaimana perasaan ini dimulai, tapi aku begitu menikmati perasaan ini. Andai engkau juga tahu tentang perasaanku, mungkin sekarang aku tidak perlu berbicara sendirian dengan imajinasiku. Aku sudah hampir terlihat seperti orang gila, tersenyum sendiri dan berbicara kepada cermin di dinding menganggap bahwa bayangan yang aku lihat adalah dirimu. Tapi tenang saja, aku tidak segila yang kamu bayangkan, jadi tenang saja ya.
Akhir-akhir ini semenjak perasaan ini muncul, aku mulai sering memikirkanmu bahkan memimpikanmu di setiap tidurku. Dan kamu tahu? Karena hal itu, aku jadi tidak ingin bangun. Aku ingin terus bermimpi agar bisa selalu denganmu, karena aku sadar hanya dalam mimpi aku bisa bersamamu melewati semua batas perbedaan antara kita berdua dan menikmati segalanya bersama. Karena hanya dalam mimpi, aku bisa dengan bahagia mencintaimu. Bebas tak ada yang menghalangi.
Sekarang hari-hariku dipenuhi dengan banyak harapan dari mimpi-mimpiku itu, sekarang segalanya terasa lebih menyenangkan dan membahagiakan. Kamu tahu tidak? Bagiku kau bukan sekedar harapan, tapi sebuah inspirasi. Kamu harus tahu, kamu adalah alasan buku tulis dan buku gambarku penuh dengan coretan tanganku ini. Kau juga alsan dibalik senyumanku selama ini.
Untuk sekarang yang aku harap hingga selamanya, aku ingin kau selalu menjadi alasan dibalik segala sesuatu yang terjadi, sesuatu yang selalu membuatku bahagia ketika aku melakukannya.

0 komentar:

Posting Komentar