Hari ini aku memimpikanmu lagi, entah untuk yang keberapa kalinya. Mimpiku indah sekali, kamu harus tahu. Hanya saja, entah kenapa ada perasaan lain, bukan perasaan bahagia. Apa? Tentu aku bahagia ketika aku memimpikanmu, bahkan mimpi ini membuatku tersenyum seharian ketika mengingatnya. Tapi hanya saja, ada sesuatu yang lain. Tapi aku tidak tahu. Tunggu, tunggu dulu! Perasaan ini, apakah cinta yang berlebihan hingga berubah menjadi rasa takut? Tidak kuharap bukan!
Ini bukan cinta yang berlebihan, ini hanya rasa takut saja.
Kenapa? Pasti kamu tahu jawabannya. Oke, aku akan memberitahumu jika kau
memaksa. Kau tahu aku mencintaimu? Oh tentu saja tidak, aku kan tidak pernah
bilang tentang perasaan ini kepadamu. Maaf, maaf aku tidak bisa menyatakannya.
Iya, kau benar, aku terlalu takut, terlalu! Kamu tahu? Setiap hari aku
memikirkan perasaan ini, apakah perasaan ini benar atau salah, aku tidak tahu.
Apakah perasaan ini tepat atau tidak, aku tidak tahu. Apakah perasaan ini bisa
diperjuangkan atau tidak, aku tahu ini tidak. Kenapa? Aku tahu saja, mungkin
memang karena tidak ada alasan untuk memperjuangkannya. Ya sudahlah, tidak
apa-apa.
Kamu ingin tahu apa yang membuatku takut? Perasaanku ini.
Iya, aku takut mengungkapkannya, aku takut ketika aku menyatakannya padamu, aku
jadi lebih ingin memilikimu. Kamu harus tahu sebelum kamu memaksaku untuk
menyatakan perasaan ini. Aku yang menyimpan perasaan ini sendirian selalu
berusaha menyembunyikannya –meski aku tahu aku tidak terlalu pandai
menyembunyikannya- tapi aku selalu berusaha sebaik mungkin. Aku tidak ingin
perasaan ini terlihat oleh orang lain, aku tidak ingin perasaan ini tumbuh
terlalu subur, menjalar hingga ke hati –meskipun sebenarnya sudah- tapi aku
selalu berusaha begitu.
Aku, jika kau ingin tahu, aku selalu berusaha berhenti
mencintaimu. Karena rasa takut? Iya, tebakan yang tepat. Aku tidak ingin
membuatmu terluka, karena aku yakin ketika kau tahu perasaanku, ini semua akan
menjadi rumit. Aku juga takut kalau kau punya perasaan yang sama denganku, tapi
aku juga takut jika kau tidak membalas perasaanku. Kau lihat? Dari sini saja
semuanya sudah salah. Bagaimana aku bisa mencintaimu dengan benar, jika aku
memulainya dengan keraguan.
Jadi sekarang, aku harus bagaimana? Kamu tahu ketakutanku
kan? Apa kau masih akan tetap memaksaku menyatakannya? Aku yakin kamu tahu aku
menyimpan perasaan kepadamu. Jadi, bisakah kita tak usah membicarakan perasaan
ini dan hanya menjalaninya seperti ini? Aku mohon, seperti ini saja. Aku suka
cara kita saling bertukar perasaan seperti ini. Aku suka…..


0 komentar:
Posting Komentar